banner_header 728 x 90
besar bawah menu
Loading...
  • Home
  • Advertorial
  • Dani: Harus dicarikan Solusi Secepatnya ,masalah konflik lahan masyarakat di Kecamatan Kuindra

Dani: Harus dicarikan Solusi Secepatnya ,masalah konflik lahan masyarakat di Kecamatan Kuindra

Jumat, 13 November 2015 | 22:26:10

Tembilahan, Berita Inhil.Com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil) Dani M Nursalam menegaskan, permasalahan antara petani dan perusahaan yang rerjadi di Dusun Sungai Bungus dan Dusun Sungai Ular, Desa Sungai Bela, Kecamatan Kuindra harus dicari solusi dan jalan keluar secepatnya.

Untuk itu, diminta instansi terkait agar dapat mengambil langkah kongkrit dalam mencari solusi dari permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat saat ini. Berbagai persoalan yang timbul antara masyarakat dan perusahaan akhir-akhir ini hendaknya dapat menjadi perhatian serius untuk segera diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat diwawancarai oleh sejumlah awak media usai memimpin hearing bersama perwakilan masyarakat dusun Bungus dan Sungai Ular Desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra di Ruang Banggar Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, juga terjadi pencaplokan lahan masyarakat yang dilakukan oleh pihak perusahaan secara terang-terangan. Kemudian timbulnya hama kumbang diperkebunan masyarakat akibat aktivitas yang dilakukan perusahaan. ‎
“Ini mesti dicari solusi dan jalan keluar secepatnya, karena berhubungan langsung dengan hajat hidup orang banyak,” tutur Dani.

Dani juga meminta kepada Pemkab Inhil melalui SKPD terkait, untuk mengambil serta melakukan langkah dan upaya konkrit dalam penyelesaian persoalan tersebut di lapangan, yang tentunya berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Untuk apa ada perusahaan, tapi merugikan masyarakat. Jadi, kita harapkan keberadaan perusahaan dapat memberikan multiplayer efek yang luar biasa bagi masyarakat,” pungkasnya.‎ Sedangkan perusahaan yang dengan keberadaannya masyarakat disekitar menjadi susah dan mendapat masalah sebaiknya izin dari perusahaan itu dikaji ulang.

"Semestinya seperti itu keberadaan perusahaan membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar. Jika tidak untuk apa ada perusahaan. Kebanyakan yang terjadi saat ini perusahaan banyak menimbulkan masalah terhadap masyarakat tempatan. Perusahaan yang menimbulkan masalah ini sebaiknya izinya dilakukan evaluasi, " pungkas Dani M Nursalam S Pi. (adv)


BERITA LAINNYA
Loading...
Kadinkes Minta Petugas Kesehatan Tingkatkan Layanan
Senin, 4 Januari 2016 | 22:25:12
Dani Minta 5 Pejabat Ini Segera Menyesuaikan Diri
Kamis, 7 Januari 2016 | 21:02:26
DPRD Gelar Paripurna I 2015,Penyampaian Hasil Reses
Rabu, 6 Januari 2016 | 21:07:15
Seharusnya PAD Dapat di Tingkatkan Lagi
Jumat, 1 Januari 2016 | 22:39:46
Dana Untuk Siswa Miskin Jangan di Potong
Kamis, 10 Desember 2015 | 15:04:15
BERIKAN KOMENTAR
loading...