banner_header 728 x 90
besar bawah menu
Loading...

Pemkab Diminta Lebih Serius Atas Konflik Lahan

Minggu, 29 November 2015 | 08:04:44

Tembilahan, Berita Inhil.Com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir ( Inhil) diminta untuk lebih serius dalam menangani masalah konflik yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan. Di Inhil memang banyak terdapat perusahaan namun juga banyak menimbulkan masalah.

Atas berbagai permaslahan yang terjadi itu Wakil Ketua Komisi IV Edi Herianto Sindrang meminta tindakan tegas dan serius dari Pemkab Inbil terhadap perusahaan yang berulah nakal. Disampaikannya perusahaan harus diberi sangsi tegas.

"Apa yang menjadi keluhan masyarakat hendaknya diselesaikan dengan baik, jika lahan masyarakat diserobot atau rusak karena ulah perusahaan maka itu wajib diganti, dalam hal ini Pemkab yang mempunyai kewenangan harus memberikan interpensi," ungkapnya, Selasa (27/11/2015)

Sangasi tegas yang dilakukan Pemkab terhadap perusahaan yang berulah dapat berupa memberikan ganti kerugian terhadap alhan masyarakat yang diambil atau dirusak."Kemudian setelah itu diberi sangasi," sebutnya. 

Jadi perusahaan diekanakan hukuman atau sangsi yang setimpal, mereka (perusahaan,red) harus mengganti dan mereka pula harus diberi sangasi."Dengan begitu saya yakin perusahaan akan berpikir dua kali dalam berulah kepada masyarakat, " katanya. 

Agar itu dapat terwujud maka diperlukan keseriusan dari Pemkab Inhil menangani berbagai kasus yang tengah menimpa masyarakat, disebutkannya baru-baru ini saja masyarakat Dusu Sungai Bungus dan Dusun Sungai Ular, Kecamatan Kuindra mengeluhkan lahan mereka diserobot dan rusak akibat ulah perusahaan. (her/adv)

BERITA LAINNYA
Loading...
Kadinkes Minta Petugas Kesehatan Tingkatkan Layanan
Senin, 4 Januari 2016 | 22:25:12
Dani Minta 5 Pejabat Ini Segera Menyesuaikan Diri
Kamis, 7 Januari 2016 | 21:02:26
DPRD Gelar Paripurna I 2015,Penyampaian Hasil Reses
Rabu, 6 Januari 2016 | 21:07:15
Seharusnya PAD Dapat di Tingkatkan Lagi
Jumat, 1 Januari 2016 | 22:39:46
Dana Untuk Siswa Miskin Jangan di Potong
Kamis, 10 Desember 2015 | 15:04:15
BERIKAN KOMENTAR
loading...