depan
  • Home
  • UMUM
  • Pengen Nasib Berubah, Cobalah Sedekah Ekstream!!!

Pengen Nasib Berubah, Cobalah Sedekah Ekstream!!!

Kamis, 1 Oktober 2015 | 22:47:54
Sejatinya, bukan rezeki yang kurang, mungkin keyakinan yang kurang. Sehingga, kita sering bertele-tele untuk urusan sedekah. Apalagi #SedekahEkstrim. Hm, apa itu sedekah ekstrim? Menyedekahkan sesuatu yang amat berharga dan amat bernilai, menurut kita. Saat menjajal sedekah ekstrim, biasanya tubuh kita sampai bergetar, jantung kita sampai berdegup kencang, dan mata kita sampai berkaca-kaca. Berat!
 
Saran saya, satu kali atau dua kali dalam setahun, kita mesti mencoba sedekah ekstrim. Insya Allah perubahan nasib kita juga ekstrim. Melesat! Pesat! Masak tiga kali lebaran, masih gitu-gitu aja? Nyaingi Bang Toyib, hehehe. Ingat ya, perubahan nasib ini BUKAN tujuan! Melainkan ini fadilah, manfaat, dan dampak. Yang sebenarnya, kita menjemput ridha-Nya dengan kesungguhan amal. Bukankah Sang Pencipta itu menilai kesungguhan dan pengorbanan hamba-Nya? Itulah isi dan esensi di balik sedekah ekstrim.
 
Contoh sedekah ekstrim? Punya dua ponsel, satu sedekahin. Punya dua motor, satu sedekahin. Punya dua properti, satu sedekahin. Atau setengah dari tabungan yang disedekahin. Lha, nggak punya apa-apa? Sedekahin TV, laptop, arloji, dan dompetnya. Itu juga bagian dari sedekah ekstrim. Intinya, sesuatu yang amat berharga dan amat bernilai, menurut kita. Kalau saya, sempat melepaskan mobil dan rumah beberapa waktu yang lalu.
 
Ibu-ibu, mbak-mbak, coba deh lepaskan perhiasannya untuk sedekah ekstrim. FYI, istri saya tidak pakai kalung dan anting. Alhamdulillah, seru-seru saja, hehehe. Mudah ditebak, ada saja orang yang beralasan dan bertele-tele, “Wah belum bisa! Banyak cicilan! Mau pulang kampung! Mau daftar anak sekolah! Duh ini barang kenangan!” Yang sebenarnya, nih orang nggak niat berubah.
 
Hm, bukankah yang berlebih-lebihan itu tidak baik? Kalau untuk urusan amal, namanya bukan berlebih-lebihan, tapi berlomba-lomba dalam kebaikan. Bukankah Nabi itu pernah sholat malam sampai kakinya bengkak? Bukankah Abubakar itu pernah bersedekah sampai seluruh hartanya? Sudahlah! Dengar, taati! Dan satu hal yang perlu dipahami. Semakin nunda-nunda, semakin nanya-nanya, yah semakin berkurang dampak dari sedekah ekstrim. Begitu tahu, baiknya langsung praktek, ntar juga ngefek. (*).
 
#Ippho Santosa adalah trainer dan penulis.

BERITA LAINNYA
Renungan Hati
Rabu, 23 November 2016 | 21:57:36
Pantai Solop Akan Dibangun Pusat Penelitian Mangrove
Sabtu, 20 Februari 2016 | 22:31:05
Kadisdik Jadi Tersangka Pengadaan Buku
Senin, 19 Oktober 2015 | 20:36:50
Hasbullah Resmi Daftar Calon Kades Belantaraya
Selasa, 6 Oktober 2015 | 21:50:05
Distamben Pantau Lokasi Semburan Gas di Pelangiran
Selasa, 6 Oktober 2015 | 11:06:43
Rapi Inhil Gelar Silaturahmi
Minggu, 4 Oktober 2015 | 19:32:30
BERIKAN KOMENTAR