depan
  • Home
  • UMUM
  • Hukum Memanggil Istri Dengan Sebutan; Mama, Adek, dsb, ini Jawabannya?

Hukum Memanggil Istri Dengan Sebutan; Mama, Adek, dsb, ini Jawabannya?

Kamis, 1 Oktober 2015 | 23:21:32

‎Bagaimana hukum seorang suami yang memanggil isterinya dengan panggilan “Ummi”, dibolehkan atau tidak, jika boleh apa dalilnya dan jika tidak boleh apa juga dalilnya, mohon bagi para ustadz dapat memberi jawaban dan arahan. Syukran

‎serif;">Jawaban:
Menurut Ustadz Ahmad Isrofiel Mardhotillah, ada pendapat dari Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di terkait memanggil isteri dengan “‘Ummi, Ibu atau Dek”.
Syaikh As-Sa’di mengatakan,
أنه يكره للرجل أن ينادي زوجته ويسميها باسم محارمه، كقوله ” يا أمي ” ” يا أختي ” ونحوه، لأن ذلك يشبه المحرم

“Dimakruhkan seorang suami memanggil isterinya dengan panggilan nama mahramnya seperti ‘wahai ibuku’, ‘wahai saudaraku (mari dek)’ atau semacam itu. Karena seperti itu berarti menyerupakan isteri dengan mahramnya.” (Tafsir As-Sa’di, hal. 893)

Namun, kalau melihat dari kebiasaan suami memanggil isterinya dengan panggilan ‘ummi, dek, mama atau semisal itu’, secara jelas kita tahu bahwa maksudnya adalah bukan panggilan zhihar seperti yang dimaksudkan orang jahiliyyah.

Maka, panggilan seperti itu hanyalah panggilan biasa, bahkan panggilan yang menunjukkan rasa sayang atau kedekatan. Sehingga kesimpulannya, memanggil isteri seperti itu tidaklah masalah.
Wallahu a’lam bish shawwab. ‎

BERITA LAINNYA
Renungan Hati
Rabu, 23 November 2016 | 21:57:36
Pantai Solop Akan Dibangun Pusat Penelitian Mangrove
Sabtu, 20 Februari 2016 | 22:31:05
Kadisdik Jadi Tersangka Pengadaan Buku
Senin, 19 Oktober 2015 | 20:36:50
Hasbullah Resmi Daftar Calon Kades Belantaraya
Selasa, 6 Oktober 2015 | 21:50:05
Distamben Pantau Lokasi Semburan Gas di Pelangiran
Selasa, 6 Oktober 2015 | 11:06:43
Rapi Inhil Gelar Silaturahmi
Minggu, 4 Oktober 2015 | 19:32:30
BERIKAN KOMENTAR