banner_header 728 x 90
besar bawah menu
Loading...
  • Home
  • UMUM
  • Brigadir Maria Magdalena Meninggal, Anak-anaknya Sempat tak Tahu

Brigadir Maria Magdalena Meninggal, Anak-anaknya Sempat tak Tahu

Sabtu, 28 Juli 2018 | 23:25:19

BATAM - Brigadir Maria Magdalena Marpaung (32) ditemukan tak bernyawa di rumahnya. Kondisinya sangat memprihatinkan, tergantung dengan leher terikat sebuah kabel. Diduga Polwan yang bertugas sebagai penyidik di bagian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Batuaji itu sedang depresi.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syarifudin Dalimunthe mengatakan, saat anggotanya ke lokasi, suami Maria, mengatakan istrinya sebelumnya sempat mengaku tidak mau lagi berdinas di Unit Reskrim Polsek Batuaji bagian PPA.

Ipda Togar, suami Brigadir Maria pun tampak terpukul dengan kejadian ini. Menurut keterangan Diani Aritonang, pembantu rumah tangga , awalnya, suami Maria keluar rumah pukul 19.30 WIB sendiri untuk melihat istri temannya yang melahirkan di RSBK Batam. Saat itu Diani sedang berada di lantai dua beristirahat

Pukul 22.30 WIB, Togar pulang, tiba-tiba ia berteriak sehingga Diani terbangun dan mendapati Maria sudah meninggal dunia. Saat ditemukan, posisi Maria sudah tak bernyawa dengan leher terikat kabel warna merah yang diikat pada bagian pegangan tangga lantai 2.

Lidahnya terjulur keluar, menggunakan baju kaos warna abu-abu dan celana panjang sebetis berwarna putih. Kakinya justru tampak menginjak lantai.

Brigadir Maria Magdalena sendiri diketahui  meninggalkan dua orang anak,  Tio berumur 9 tahun dan Frans 8 tahun. Mereka masih duduk di bangku sekolah dasar swasta di Batam.

Saat kejadian dua anak ini tak mengetahui sang ibunda meninggal karena sedang tidur di kamar di lantai dua rumah bersama pembantu.

Menurut warga setempat saat kejadian mereka tak menemukan anak-anak Brigadir Maria di TKP.

"Saat kejadian saya tidak melihat anak-anak ada di bawah cuma ada pak Togar, pembantu dan para tetangga yang semuanya teriak histeris,” ujar Yundri pelik warung langganan keluarga itu, Jumat (27/7/2018)

Tio anak pertama dari Maria dan Tigor sempat mencari dan menanyakan ibundanya pada esoknya ke Yundri, “Mak Sari, mama ke mana? Ada ngak ke sini?” ujar Tio anak pertama ke mak Sari panggilan akrab Yundri pemilik warung tersebut.

Tio dan Frans mengetahui ibunya meninggal ketika jenazah kembali diantar ke rumah.

Brigadir Maria pertama kali ditemukan tewas gantung diri oleh suaminya, Togar Silalahi, Rabu (25/7/2018) sekitar pukul 22.30 wib. 

Saat ditemukan kaki Brigadir Maria terjuntai ke lantai. Ikatan tali bunuh diri terikat ke tangga lantai dua rumahnya. 

Ia menggunakan baju kaos dan celana rumahan. Lehernya terjerat sebuah tali. 
Polisi hingga kini masih tutup mulut soal kematian Brigadir Maria dan belum mengungkap motifnya.

Kepergian Maria Magdalena sampai saat ini masih menyisakan misteri. Banyak yang meragukan kalau ibu muda yang berprofesi sebagai polisi wanita ini meninggal karena bunuh diri. 

Kapolsek Batuaji, Kompol Syarifudin Dalimunthe mengatakan, saat anggotanya ke lokasi, suami Maria, mengatakan istrinya sebelumnya sempat mengaku tidak mau lagi berdinas di Unit Reskrim Polsek Batuaji bagian PPA. Ipda Togar, suami Brigadir Maria pun tampak terpukul dengan kejadian ini. 

Dilansir dari Batamnews.co.id, sebelum ditemukan tewas gantung diri di kediamannya di Perumahan Cipta Asri Tahap I, Blok F nomor 70, Sagulung, Batam, Kepri, Rabu (25/7/2018), Bripka Maria Magdalena masih sempat ngobrol dengan suaminya, Togar Silalahi. 

Maria Magdalena ditemukan tewas oleh suaminya sendiri sekitar pukul 22.30 WIB. Padahal 2,5 jam lalu ia terakhir ngobrol dengan suaminya.

Namun pada pukul 21.00 WIB, Togar Silalahi terlihat keluar rumah. Dan begitu kembali pada pukul 22.30  sudah mendapati istrinya gantung diri di tangga menuju lantai 2 rumah.

“Kami kaget dengar teriakan pak Togar, rupanya istrinya sudah meninggal, saya tidak berani ke dalam rumah,” ujar Yati (58) salah seorang tetangga pasangan suami istri tersebut. 

Pihak kepolisian juga belum dapat memastikan penyebab kematian Maria. Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki mengatakan masih akan mendalami kejadian ini.

“Belum tahu, masih diperiksa dulu,” ujarnya singkat saat ditemui di lokasi kejadian, dini hari tadi. 

Dari informasi lain diperoleh beberapa kejanggalan. Maria tewas gantung diri menggunakan tali berwarna merah. 

Tali merah itu menggantung di pagar anak tangga menuju lantai dua rumah, yang melilit lehernya. Dan posisi Maria tidak tergantung secara menyeluruh. Kaki Maria masih sampai lantai, dan posisinya dalam keadaan menekuk.(R03)

 

Sumber Berita: Batamnews.co.id


BERITA LAINNYA
Loading...
Menteri Sosial Idrus Marham Jadi Tersangka KPK
Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:26:05
Deklarasi Dukung #Jokowi2Periode Berjalan Lancar
Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:24:58
Innalillahi, Ustadz Cepot Meninggal Dunia
Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:22:01
Deklarasi Dukung Jokowi 2 Periode Tak Dilarang
Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:20:48
Ajarilah Anak-Anak Kalian Berkuda
Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:19:37
Bahaya Dusta dengan Lisan
Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:18:23
Mewaspadai Provokasi Setan
Selasa, 28 Agustus 2018 | 08:17:43
BERIKAN KOMENTAR
loading...