banner_header 728 x 90
besar bawah menu
Loading...

Hindari Makan Kepala Ikan, Inilah Alasannya

Kamis, 17 November 2016 | 20:46:28
Kepala ikan bisa dijadikan olahan masakan yang lezat, terutama dari jenis ikan kakap merah. Akan tetapi sehatkah jika bagian kepala ikan juga dikonsumsi? Ternyata ada anjuran untuk tidak memakannya, lho.

Alasannya adalah karena sebuah racun alami yang bernama Ciguatoksin. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada sebuah booklet yang dirilisnya, ciguatoksin adalah zat racun yang berasal dari dinoflagelata (sejenis mikroorganisme laut).


Ikan yang hidup dan makan di sekitar karang mati, biasanya secara tak sengaja banyak memakan ciguatoksin. Akhirnya racun itu terakumulasi di dalam tubuh ikan terutama bagian organ dalam, kepala dan sisiknya.




Jadi bila bagian-bagian organ itu dikonsumsi maka ada kemungkinan si racun dapat masuk ke tubuh manusia juga.

Jenis ikan yang banyak hidup di karang adalah Potato grouper, Tiger grouper, High Fin Grouper, Hump Head Wrasse, Flowery Grouper dan Leopard Coral Grouper atau jenis kerapu.

Untuk itu ada baiknya mengonsumsi ikan hanya di bagian dagingnya saja, dan meninggalkan bagian kepalanya.

Sebagai solusi, BPOM juga memberikan tips untuk mencegah manusia teracuni produk perikanan yang dikonsumsi, seperti di bawah ini:

– Ikan yang hidup di karang, baiknya dibatasi jumlah konsumsinya. Jangan terlalu banyak agar tak terkontaminasi racun ciguatoksin.

– Ikan karang yang ukurannya besar, lebih dari 3 kg, baiknya hanya dikonsumsi sedikit.

– Jangan makan kepala udang, ikan, atau organ dalam ikan. Umumnya toksin menumpuk disana.

– Saat makan ikan laut yang hidupnya di karang, baiknya hindari minum alkohol serta jenis kacang-kacangan. Itu akan memperparah efek racun.

BERITA LAINNYA
Loading...
Ternyata Liquid Rokok Elektrik Bisa Memicu Kanker
Senin, 27 Agustus 2018 | 08:51:24
3 Minggu Vaping, Gadis Ini Alami Penyakit Langka
Senin, 27 Agustus 2018 | 08:47:54
Rokok Elektrik Ternyata Bisa Memicu Penyakit Jantung
Senin, 27 Agustus 2018 | 08:41:34
BERIKAN KOMENTAR
loading...