depan
  • Home
  • Teknologi
  • PLTU di Parit 23 Progresnya Sudah 80 Persen, 2017 Diwacanakan Akan Beroperasi

PLTU di Parit 23 Progresnya Sudah 80 Persen, 2017 Diwacanakan Akan Beroperasi

Rabu, 23 November 2016 | 07:38:16
Berita Inhil, TEMBILAHAN - Kabar gembira buat masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang terletak di Parit 23 Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhi saat ini progresnya mencapai 85 persen, dan diwacanakan dipertengahan tahun 2017 sudah siap untuk beroperasi. 


Proyek PLTU yang dimulai pekerjaannya tahun 2011 dengan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) ini dengan total anggaran lebih kurang 300 Miliar sempat berhenti selama 8 bulan di tahun 2013 lalu. 


Namun karena optimis yang ditunjukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Tembilahan yang nantinya akan menjadi pihak yang mengaliri daya PLTU kepada masyarakat, sehingga bisa memiliki progresif yang bagus.  


“Progres terus berjalan, dengan daya 2 x 7 MW selain untuk wilayah Tembilahan sendiri, juga akan memperkuat sistem di Kecamatan Batang Tuaka dan Gaung Anak Serka (GAS),” ujar Manager PLN Tembilahan, Syaiful Hanan saat di Konfirmasi media belum lama ini.


Sementara itu, mengenai progres pengerjaan proyek yang mencapai 80 persen tersebut dibenarkan oleh pihak pelaksana proyek PLTU yakni PT. Adhi Karya, yang kepalai oleh Surya. Ia menjelaskan saat ini progres pekerjaan memasuki tahap persiapan hydro test untuk unit 2, setelah sebelumnya sukses melaksanakan uji coba unit satu pada 15 November 2016 lalu.


“Kemarin mengundang pengawas untuk uji coba travo masuk ke jaringan satu unit turbin dan berjalan sukses. Pada awal Desember ini rencananya akan dilaksankan hydro test jilid 2,” paparnya.


Dengan begitu, berdasarkan analisa teknis pihaknya, Surya optimis proyek dapat selesai pada pertengahan tahun 2017. “Analisa kami Maret jika
berjalan lancar, namun itu tidak terhitung kendala pasang surut akibat curah hujan, kalau memasukkan analisa itu bisa jadi April baru selesai,” imbuhnya.


Sebelum menyerahkan kepada pihak PLN, tambahnya, pihaknya akan melakukan sertifikasi dahulu,
“Sebelum kami menyerahkan ke PLN akan di sertifikasi dulu,” ucapnya.


Surya juga mengucapkan terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Inhil yang telah memberikan dukungan untuk proyek yang sudah sangat dinanti masyarakat Inhil ini.


Sementara itu, Dinas Pertambangan Dan Energi (Distamben) Inhil selaku regulator dalam proyek PLTU ini, sangat mengharapkan keberadaan PLTU ini benar-benar terwujud, sehingga masyarakat bisa memiliki energi lebih dalam kehidupan sehari-hari.


“Kita memang mengharapkan betul pada proyek ini, banyak wilayah kita bergantung dengan penambahan power plane ini,” tandas Ferry Sumardi selaku Kabid Kelistrikan dan Energi Distamben Inhil.


Berdasarkan pantauan oleh awak media beberapa waktu lalu di lokasi proyek PLTU, kondisi proyek saat ini sedang berjalan, satu bangunan yang nantinya akan difungsikan sebagai tempat turbin tampak sudah selesai dan para pekerja saat ini sedang sibuk bekerja dibangunan turbin lainnya, karena nantinya akan ada 2 turbin yang dioperasikan. 


Disejumlah bangunan lain seperti bangunan yang nantinya akan dijadikan Kantor Manager PLTU Tembilahan juga tak luput dari kegiatan pekerja. Begitu juga bangunan penyimpanan batu bara yang akan dijadikan sebagai bahan bakar uap, kerangka bangunan sudah berdiri kokoh tak jauh dari bangunan turbin. (Bi).

BERITA LAINNYA
samsung Galaxy S7 Melenggang di 2016?
Selasa, 20 Oktober 2015 | 19:00:28
Amerika Menantang Jepang dalam Duel Robot Raksasa
Rabu, 16 September 2015 | 22:42:58
5 Jenis Drone dengan Harga Terjangkau
Rabu, 16 September 2015 | 22:30:20
Drone Buatan Lokal Unjuk Gigi di Negeri Sendiri
Rabu, 16 September 2015 | 22:27:39
BERIKAN KOMENTAR