depan

Awal 2017, PLTU parit 23 diprediksi Sudah Operasional

Sabtu, 7 November 2015 | 23:17:11

Tembilahan, Berita Inhil.Com - Proses kelanjutan pekerjaan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) parit 23 Tembilahan terus digesa. Hingga saat ini, progress pekerjaan telah mencapai 66 persen.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Tengku Eddy Efrizal melalui Kasi Energi dan Migas, Andy Hirfandy kepada sejumlah awak media di kantor Distamben Inhil jalan Swarna Bumi Tembilahan, Kamis (5/11/2015).

“Secara keseluruhan, tahapan pekerjaan sampai saat ini sudah 66 persen, baik dari segi bangunan kontruksi maupun lain sebagainya,” kata Andy.

Diyakinkannya, pada pertengahan tahun 2016 mendatang akan dapat terselesaikan pekerjaannya tahap pertama. Memasuki awal tahun 2017, dapat dipredeksi akan terselesaikan pekerjaannya secara keseluruhan bahkan sudah bisa beroperasi dengan daya 2×7 MW.

Hal itu diyakinkannya karena sampai saat ini pihak kontraktor tidak mendapatkan kendala di lapangan. Artinya, pada proses pekerjaan saat ini sesuai dengan yang direncanakan.

“Kita selalu lakukan monitoring, kendala-kendala yang berarti tidak kita temukan di lapangan. Semuanya berjalan dengan lancar,” tandasnya.

Sebelumnya, proyek tersebut sempat terhenti beberapa waktu ketika ada persoalan antara PT Adhi Karya selaku pihak rekanan dengan PLN. Namun persoalan tersebut kembali dipulihkan dan dikerjakan pada bulan Mei lalu.

Tuntasnya pekerjaan pembangunan PLTU parit 23 ini memang sangat dinanti-nanti oleh warga Inhil khususnya kota Tembilahan dan sekitarnya. Kebutuhan pasokan listrik semakin hari semakin meningkat. Dengan kemampuan mesin PLN yang ada saat ini, kerap kali kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi. Pemadaman bergilir bahkan sudah bukan lagi barang baru.

Masyarakat berharap dengan selesainya pekerjaan mesin pembangkit tenaga uap itu kebutuhan listrik dapat tercukupi. “semoga cepat tuntas agar pemadaman bergilir yang puluhan tahun dirasakan masyarakat juga dapat berakhir,” Sampaikan warga Tembilahan, riduan. ( lor/dro)



BERITA LAINNYA
Buron Curat di Inhil, Dibekuk di Tengah Kebun Kelapa
Senin, 20 Februari 2017 | 10:27:44
18 Remaja Digiring Saat Pesta Lem dan Tuak di Inhil
Jumat, 27 Januari 2017 | 21:01:03
BERIKAN KOMENTAR